Tampilkan Navigasi Ponsel

Kamis, 21 Agustus 2014

, , , , , , ,

Masalah Kipas dan Panas CPU Setelah Upgrade Ubuntu 14.04

Habib bin Hilal - 22.00
Tampilan desktop laptop Ubuntu 14.04Baru saja saya meng-upgrade Ubuntu pada salah satu komputer kerja dari versi 12 ke versi 14.04. Setelah selesai download paket pembaruan dan proses pembaruan berjalan lancar, maka dimulailah sesi login pertama ke Ubuntu 14.04.1 (Trusty Tahr) LTS.


Login OK, tetapi baru sadar kalau ada suara berisik dari tower CPU yang menunjukkan adanya kipas yang berputar dengan cukup kencang. Mungkin cuma saat booting atau awal masuk sesi Ubuntu 14.04 saja, pikir saya. Setelah ditunggu beberapa lama, ternyata kipas tidak berhenti dan suhu tower meningkat cukup panas.

Langsung saja saya mencoba mencari tahu permasalahan seperti ini di beberapa forum Ubuntu. Dan memang permasalah fan speed problem after Ubuntu 14.04 update atau cpu fan always on high speed after Ubuntu 14.04 upgrade ternyata tidak dialami saya pribadi. Banyak percakapan dan solusi yang ditawarkan, dengan masing-masing komentar tentang keberhasilan atau kegagalan dalam mengatasi masalah kipas dan panas CPU ini.

Salah satu pengguna meluruskan bahwa sebenarnya bukan kipas CPU yang bermasalah, tetapi kipas untuk video card yang kencang dan panas. Dari program Psensor yang saya install, saya melihat memang suhu video card yang jauh lebih panas dibandingkan CPU, 40 vs 70 derajat Celcius. Ada yang menyarankan menggunakan program pwmconfig untuk mengatasi hal ini, tetapi tidak berhasil untuk kasus saya.

Akhirnya, salah satu pertanyaan di Askubuntu.com bisa memberikan jawaban yang cukup praktis bagi saya yang tidak terlalu faham dengan teknis setel menyetel konfigurasi Ubuntu dengan program pwmconfig dan semacamnya. Kunci jawabannya adalah sebuah program bernama TLP.

Menurut pembuatnya TLP itu:

TLP brings you the benefits of advanced power management for Linux without the need to understand every technical detail. TLP comes with a default configuration already optimized for battery life, so you may just install and forget it. Nevertheless TLP is highly customizable to fulfil your specific requirements.


Jadi, ia menjadi semacam pengelola daya tingkat lanjut untuk Linux yang bisa dijalankan tanpa pengetahuan teknis yang rinci dan bertele-tele. Ia dibuat untuk menghemat penggunaan daya pada laptob yang menggunakan baterai. Tetapi pada kasus saya, ia dapat juga dijalankan pada desktop dan langsung menghentikan putaran kipas video card Radeon saya sekaligus mendinginkan suhunya.
PSensor - monitor temperatur cpu dan graphic card Ubuntu

Cara pemasangan dan pengoperasian TLP sangat simpel dan dijelaskan dengan gamblang pada situs pembuatnya: TLP.

Intinya, jika anda memakai Ubuntu:

Instalasi >
sudo add-apt-repository ppa:linrunner/tlp
sudo apt-get update

sudo apt-get install tlp tlp-rdw  

Operasi >
sudo tlp start 
 
Melihat Konfigurasi >
sudo tlp stat
 
Menerapkan Modus Daya >
Performa tinggi:
sudo tlp ac
Hemat baterai
sudo tlp bat
 
Untuk kasus saya, setelan bawaan TLP sepertinya cocok. 

Semoga bermanfaat.
 

3 comments:

Poskan Komentar